Dalam pertunjukan Teater Epinasti, kemiskinan seperti todongan pistol. Di mana negara dan Tuhan ketika seseorang ditodong pistol tanggung jawab semacam itu? Apakah negara dapat menjadi sasaran baru pistol itu atau malah membantu menarik pelatuk agar lebih mudah keluar peluru dari selongsongnya?